PROPOSAL PROGRAM PROMOSI KESEHATAN
Proposal ini diajukan dalam rangka pembelajaran praktikum KIE Promosi Kesehatan di Masyarakat sekaligus sebagai bagian dari persyaratanmenyelesaikan kegiatan praktikum KIE
Disusun Oleh :
Kelompok 7 (Wonder Women)
Angkatan XXI /Kelas B
Siharpendranani. S. Farm (10862099)
Sri Pujiastuti, S.Farm (10862100)
Tri Hastuti M., S.Farm (10862101)
Tika Andriani. S. Farm (10862102)
Trisna Dewi N., S.Farm (10862103)
Vista Retnaningtyas S. Farm (10862104)
Wega Permatasari, S.Farm (10862105)
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
YOGYAKARTA
2011
PROJECT PROPOSAL
PENYULUHAN PROGRAM KESEHATAN
PROFESI APOTEKER
2011
I. PENDAHULUAN
Pesantren adalah salah satu model pendidikan yang sudah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan pesantren merupakan cikal bakal dari sistem pendidikan Islam yang ada di tanah air ini.
Keberhasilan pesantren dalam melaksanakan tugas pendidikan tidak diragukan lagi. Telah banyak bukti nyata akan partisipasi pesantren dalam memajukan bangsa. Dengan alumni pesantren yang banyak tampil di tengah-tengah masyarakat sebagai pembawa obor dan penggerak laju pembangunan, masyarakat semakin yakin akan pentingnya pesantren.
Pesantren dituntut untuk menciptakan individu yang berkualitas baik secara intelektual dan kualitas individu dalam kehidupan sosialnya. Prestasi belajar merupakan tolok ukur keberhasilan yang dapat dicapai siswa setelah melakukan kegiatan pembelajaran selama waktu yang telah ditentukan bersama. Siswa dapat dikatakan berhasil pembelajarannya apabila nilai yang diperoleh atau prestasi yang dapat dicapai memuaskan dan baik. Terdapat beberapa faktor yang dapat memepengaruhi prestasi belajar siswa, diantaranya adalah lingkungan pondok pesantren dan cara belajar.
Salah satu faktor yang memepengaruhi prestasi belajar siswa di pesantren adalah lingkungan pesantren, kesehatan individu siswa, untuk itu sebagai tenaga kesehatan mahasiswa profesi apoteker universitas ahmad dahlan, akan melaksanakan promosi kesehatan lingkungan, dan kesehatan individu.
Untuk itu mahasiswa profesi fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan akan mengadakan kegiatan promosi kesehatan mengenai kebersihan lingkungan, kebersihan individu, dan penyakit-penyakit yang prevalensinya tinggi di Muhammadiyah Boarding School.
II. NAMA KEGIATAN
Kegiatan ini bertajuk ”Promosi Kesehatan”.
III. TEMA KEGIATAN
Tema kegiatan ini adalah ”Tingkatkan Prestasi Belajar dengan Menjaga Kesehatan, Kebersihan Lingkungan dan Individu”.
IV. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud
Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran siswi MBS untuk menjaga kebersihan.
2. Tujuan
a. Mememberikan informasi kesehatan kepada siswa pesantren Muhammadiyah boarding school.
b. Meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan lingkungan dan kesehatan pribadi.
c. Meningkatkan prestasi belajar siswa
V. BENTUK KEGIATAN
1. Penyampaian materi.
2. Simulasi.
3. Tanya Jawab.
VI. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Hari / Tanggal : Sabtu, 7 Mei 2011
Tempat. : Muhammadiyah Boarding School
Jl. Prambanan-Piyungan Km.1 Marangan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman Yogyakarta.
VII. PELAKSANA
Tim pelaksana kegiatan ini berasal dari mahasiswa profesi Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan.
VIII. PESERTA
Siswi kelas I, kelas 2, dan kelas 3 Muhammadiyah Boarding School.
IX. PANITIA PELAKSANA
Panitia pelaksana terdiri dari mahasiswa Profesi Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan. Susunan panitia pada kegiatan promosi kesehatan ini adalah sebagai berikut :
Ketua : Tri Hastuti Mahiwa
Sekertaris : Sri Pujiastuti
Bendahara : Vista Retnaningtyas
Sie Acara : Tika Andriani
Sie Perkap : Wega Permatasari
Sie Konsumsi : Sriharpendranani
Moderator : Trisna Dewi Nirmalasari
XI. SUSUNAN ACARA
Terlampir.
X. Profil Muhammadiyah Boarding School
Muhammadiyah Boarding School adalah lembaga pendidikan dengan model perpaduan antara kurikulum dari DEPDIKNAS dengan kurikulum pondok pesantren modern, sehingga tamatan MBS memiliki kompetensi dibidang agama dan pengetahuan umum serta mendapatkan ijazah DEPDIKNAS dan Syahadah pesantren.
a. Visi
Terbentuknya lembaga pendidikan berkualitas dalam membentuk kader muhammadiyah yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
b. Misi
1. Menjadi gerbang iman dan intelektual yang berwawasan pengembangan potensi peserta didik guna terciptanya khoiru ummah.
2. Menjadi pelopor, penggerak, dan penyempurna sistem nilai islami bagi peserta didik khususnya dan umat pada umumnya.
3. Menjadi lembaga pendidikan yang memelihara nilai islami diatas Al-Qur’an dan As-Sunnah.
4. Menjadi lembaga pendidikan islam yang secara profesional berkhidmat pada umat melalui pengembangan model dan managemen pendidikan yang berkesinambungan dengan terfokus pada pembinaan akidah, akhlaq, dan ibadah sesuai sunnah Rasulullah.
5. Menyiapkan kader bangsa yang faqqih (faham agama dengan baik) dan berwawasan luas serta mewujudkan generasi bangsa yang bersih dan bermartabat.
6. Mencetak pemimpin yang jujur, amannah, cerdas, dan berwawasan luas serta bertanggung jawab.
c. Susunan Pengurus
Susunan pengurus pondok pesantren modern Muhammadiyah Boarding School
Yogyakarta :
Penasehat : 1. Prof. Dr. H. M. Amin Rais, MA
2. Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, Lc
Pembina : 1. Dr. H. Agung Danarto, M.Ag
2. Drs. H. Sri Purnomo, M.Si
3. Drs. H. Sunarjo
4. Drs. H. Iskandar Sakiman
5. Drs. Muchshon AR.,M.Pd
6. H. M. Djauzan Aryadi, SH. CN
Dewan Pakar : 1. Dr. H. Khoiruddin Bashori
2. Prof. Dr. Hj. Siti Chamamah Soeratno
3. Drs. H. Sugito, M.Si
4. Drs. H. Immawan Wahyudi, MH
5. Drs. Abdul Kholiq Muchtar, M.Si
Direktur : H. M. Nashirul Ahsan, Lc
Sekertaris : Fajar Shodiq
Bendahara : Samsul Bakri, S.lp.,MM.
Staff : Syamsudin, S.Kom
d. Data Siswi Muhammadiyah Boarding School
Terlampir
XII. PENUTUP
Demikian proposal ini kami susun dengan harapan agar kegiatan “ promosi kesehatan “ ini dapat bermanfaat bagi siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Semoga kegiatan ini mendapat perhatian dan dukungan dari semua pihak, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta diridoi oleh Allah SWT.
Yogyakarta, 2 Mei 2011
| Ketua Panitia Tri Hastuti Mahiwa | Sekretaris Sri Puji Astuti |
Mengetahui,
| Dosen Pembimbing Arif Budi Setianto, M.Si, Apt | Ketua Program Profesi Apoteker Dr. Tedjo Yuwono, Apt |
LAMPIRAN
Pemateri : Sri Pujiastuti (10862100)
SARIAWAN
A.Pengertian
Sariawan adalah luka atau lesi terbuka di dalam rongga mulut, besarnya 2-4 mm, bentuk bundar/lonjong, berwarna kuning-merah dan pedih.
B.Penyebab
Tidak sengaja tergigit
Terkena makanan panas
Pemakaian kawat gigi/gigi palsu
Defisiensi vitamin C, vitamin B12, asam folat
Stress
Perubahan hormon pada wanita : biasanya 7 hari sbelum haid
C.Anjuran
Hindari terpaparnya sariawan terhadap makanan yang menyebabkan nyeri dan memperburuk gejala (minuman buah yang asam, makanan yang sangat asin, makanan yang keras, terlalu panas atau dingin).
Gunakan sedotan pada saat minum.
Mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, olahraga teratur dan mengendalikan stress.
Mencegah timbulnya sariawan, gunakan sikat gigi dengan bulu lembut agar tidak melukai rongga mulut.
Gunakan obat kumur dan periksa ke dokter.
D.Pengobatan
Obat kumur yang mengandung chlorhexidine gluconate untuk membunuh mikroorganisme.
Salep atau gel khusus bibir yang mengandung carbenoxolone atau tannic acid untuk meredakan lokasi yang sakit.
Benzydamine dalam bentuk obat kumur.
Anti nyeri seperti paracetamol.
Suplemen : multivitamin.
Pemateri : Tri Hastuti Mahiwa (10862101)
PENYAKIT KULIT
| Kadas / Kurap | ||
| DEFINISI Penyakit kurap / kurap/Ringworm (tinea) adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh beberapa jamur yang berbeda dan bisanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya pada tubuh. Meskipun namanya, infeksi ringworm tidak berhubungan dengan cacing. Nama tersebut timbul karena tambalan kulit berbentuk gelang yang diciptakan oleh infeksi tersebut. | ||
| PENYEBAB Berbagai jenis jamur. | ||
| GEJALA Disebut juga kadas/kurap di kaki, merupakan suatu infeksi jamur yang biasanya muncul pada cuaca panas/hangat. Biasanya disebabkan oleh Trichophyton atau Epidermophyton, yaitu jamur yang bisa tumbuh di daerah yang lembab dan hangat, diantara jari-jari kaki. Jamur bisa menyebabkan terbentuknya sisik-sisik yang sangat halus tanpa gejala lainnya atau sisik-sisik yang lebih kadar disertai ruam yang terasa gatal, kasar dan menimbulkan nyeri di sela-sela jari kaki dan di tepian kaki. Juga bisa terbentuk lepuhan yang berisi cairan. Jamur bisa menyebabkan kaki menjadi retak-retak sehingga terjadi infeksi bakteri, terutama pada penderita usia lanjut dan penderita gannguan aliran darah ke kaki. . Kadas/kurap pada badan Penyebabnya adalah Trichophyton. Infeksi biasanya menyebakan ruam berwarna pink sampai merah yang kadang membentuk bercak bundar dan tengahnya jernih. Kadas/kurap badan bisa ditemukan di setiap kulit tubuh. | ||
| PENGOBATAN
Kebanyakan infeksi penyakit kurap, kecuali pada kulit kepala dan kuku, adalah ringan. Krim anti jamur biasanya menyembuhkannya. Banyak krim anti jamur efektif bisa dibeli tanpa resep ; bedak anti jamur umumnya tidak bagus. Bahan aktif dalam obat-obatan anti jamur topikal termasuk miconazole, clotrimazole, econazole, oxiconazole, ciclopirox, ketoconazole, terbinafine, dan butenafine. Biasanya, krim dioleskan sekali atau dua kali sehari, dan pengobatan harus dilanjutkan untuk 7 sampai 10 hari setelah ruam hilang seluruhnya. Jika krim tersebut dihentikan dengan segera, infeksi tersebut tidak bisa dibasmi, dan ruam tersebut akan kembali. Ciclopirox dalam bentuk pernis kuku kemungkinan dicat pada infeksi jamur pada kuku. Pengobatan ini bisa memerlukan waktu sampai 1 tahun, meskipun begitu, dan masih tidak bisa efektif. Beberapa hari bisa terlewati sebelum krim anti jamur mengurangi gejala-gejala. Krim kortikosteroid seringkali digunakan untuk membantu menghilangkan rasa gatal dan sakit untuk beberapa hari pertama. Hidrokortison dosis-rendah tersedia bebas; kortikosteroid yang lebih keras memerlukan resep dan kemungkinan ditambahkan ke krim anti jamur. Untuk infeksi kulit dan infeksi kuku yang lebih serius atau membandel, seorang dokter bisa meresepkan obat anti jamur untuk digunakan dengan diminum, itraconazole, terbinafine, dan griseofulvin, semuanya efektif. Obat-obatan ini digunakan setiap hari. Beberapa dokter meresepkan fluconazole, yang kemungkinan diberikan sekali seminggu untuk 3 sampai 4 minggu untuk penyakit kurap pada tubuh. Penyakit kurap pada kuku memerlukan pengobatan lebih lama dengan itraconazole atau terbinafine : 6 minggu untuk jari kuku dan 12 minggu atau lebih untuk jari kaki. Sampai 1 tahun diperlukan untuk jari kaki baru untuk tumbuh. Terbinafine adalah obat paling efektif yang tersedia untuk mengobati penyakit kurap pada kuku. Griseofulvin dibutuhkan untuk pengobatan untuk jangka yag lebih lama. Meskipun begitu, penyakit kurap pada kuku tidak selalu bereaksi terhadap obat-obatan yang digunakan melalui mulut dan bisa kambuh bahkan setelah pengobatan tampaknya sangat berhasil. Penyakit kurap pada kepala bisa memerlukan pengobatan dengan obat-obatan yang digunakan dengan mulut untuk 4 sampai 6 minggu-atau bahkan lebih lama jika griseofulvin digunakan. Beberapa dokter memberikan kortikosteroid melalui mulut untuk anak dengan kerion pada kulit kepala. Jika infeksi penyakit kurap keluar, infeksi bakteri bisa juga telah terbentuk. Beberapa infeksi bisa memerlukan pengobatan dengan antibiotik, yang lainnya dioleskan pada kulit atau diberikan melalui mulut. | ||
| PENCEGAHAN Sulit untuk mencegah Kurap. Jamur yang menyebabkan kurap adalah umum dan menular bahkan sebelum gejala muncul. Namun, Anda dapat membantu mengurangi risiko penyakit kurap dengan mengambil langkah-langkah ini:
|
OBAT JAMUR KULIT
Umumnya, obat jamur kulit ini bekerja menghambat jamur dengan mengganggu aktivitas sel jamur sehingga menjadi rusak. Obat jamur kulit diberikan berupa krim atau salep yang dapat dioleskan langsung pada daerah yang terinfeksi jamur. Namun, suatu obat jamur secara sistemik diperlukan sebagai tambahan bila infeksi sudah meluas.
- Penggolongan obat Jamur Kulit
Obat jamur kulit yang ada di Indonesia , antara lain:
- Griseofulvin
Obat ini efektif untuk infeksi jamur di kulit, rambut, dan kuku yang disebabkan berbagai jamur dermatofit seperti Trichophyton, Epidermophyton, dan Microsporum. Griseofulvin bekerja dengan menghambat mitoisi jamur dengan mengikat protein mikrotubuler dalam sel.
- Imidazol dan Triazol
Obat jamur golongan imidazol mempunyai spektrum yang luas. Kelompok ini adalah mikonazol, klotrimazol, ekonazol, isokonazol, tiokonazol, dan bifonazol. Angka penyembuhan tinea pedis dengan mikonazol sebesar 95%.
- Tolnaftat
Tolnaftat merupakan suatu tiokarbamat yang efektif untuk sebagian besar dermatofitosis yang disebabkan T. Rubrum, T. metagrophites, T. tonsurans, E. Floccosum, M.canis, M. Auduoini dan P.orbiculare tapi tidak efektif terhadap candida. Angka penyembuhan tolnaftat pada tinea pedis sebesar 80%.
- Nistatin
Obat ini merupakan suatu antibiotik polien yang dihasilkan oleh Streptomyces noursei. Nistatin terutama digunakan infeksi kandida di kulit, selaput lendir dan saluran cerna.
- Lainnya
kandisidin, asam benzoat dan asam salisilat, asam uindesilat, haloprogin, natamisin, siklopiroks olamin.
- Infeksi jamur kulit
Infeksi jamur kulit kerap diderita oleh masyarakat yang tinggal di negara beriklim tropis. Indonesia memiliki iklim tropis yang berakibat suhu udara yang panas dan lembab sehingga menguntungkan bagi pertumbuhan organisme seperti jamur dan parasit.
Jamur dapat tumbuh pada daerah kulit manusia yang lembab misalnya ketiak, selangkangan, sela jemari kaki, lipatan kulit yang lembab, di bawah lipatan payudara, atau di lipatan bokong. Bagian-bagian kulit tersebut selain lembab, sering tidak kering setiap kali habis mandi.
Infeksi jamur sendiri dibedakan menurut lokasi bersarangnya sebagai berikut;
- Tinea capitis bila menyerang kulit kepala, rambut, alis, dan bulu mata.
- Tinea barbae yang singgah di dagu dan pipi yang biasa ditumbuhi cambang.
- Tinea manuum yang mendarat di tangan dan telapak tangan.
- Tinea unguinum bisa menyerang kuku hingga rusak, rapuh, dan bentuknya tak lagi normal. Di bagian bawah kuku bakal menumpuk sisa jaringan kuku rapuh.
- Tinea pedis yang menyelip di sela-sela jari dan telapak kaki, dikenal juga dengan athlete's foot, ringworm of the foot, kutu air atau rangen kata orang Jawa, paling sering bercokol di antara jari ke-4 dan ke-5, yang kerap meluas ke bawah jari dan sela jari-jari lain.
- Pityriasis versicolor alias panu, yang kerap muncul dibadan, ketiak, lipatan paha, lengan, tungkai atas, leher, wajah, dan kulit kepala. Bentuknya berupa bercak bersisik halus putih hingga kecokelatan. Panu merupakan penyakit jamur permukaan menahun dan tak memberikan keluhan berarti.
- Tinea corporis atau kadas (kurap) timbul di leher atau badan, ditandai dengan munculnya bercak bulat atau lonjong, berbatas tegas antara yang kemerahan, bersisik, dan berbintil. Daerah tengahnya biasanya lebih "tenang", tak berbintil. Bila dibiarkan, bisa menjadi penyakit menahun, keluhannya pun jadi samar-samar hingga menimbulkan infeksi bakteri.
- Tinea cruris atau infeksi jamur di lipatan paha, daerah bawah perut, kelamin luar, selangkangan, dan sekitar anus. Penyakit yang satu ini kerap dianggap enteng, karena lebih enak digaruk ketimbang diobati. Tak jarang jamur selangkangan ini wujudnya menjadi tak karuan. Kulit selangkangan pun lebih legam, meradang dan basah bergetah, terutama jika jamur sudah ditunggangi infeksi oleh kuman lain.
- Candidosis. Infeksi jamur Candida sp. ini banyak menyerang kulit dan vagina kaum hawa. Umumnya tak berbahaya, meski dapat meradang. Kehadirannya ditandai dengan penebalan kulit, dadih putih bak kotoran, peradangan, dan sakit saat buang air kecil atau senggama.
Penyakit jamur dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Setelah diobati dengan obat jamur, biasanya penyakit akan mereda, tapi kemudian kambuh lagi. Hal ini yang menimbulkan persepsi bahwa penyakit jamur sukar disembuhkan.
Sebenarnya penyakit jamur bisa disembuhkan. Hanya saja jamur kulit sering tidak diobati sampai tuntas dan salah memilih obat antijamur. Untuk pemilihan obat jamur dan anti parasit topikal yang tepat ada baiknya anda periksakan diri dan konsultasi ke dokter spesialis kulit.
Di apotik online medicastore anda dapat mencari obat jamur dan anti parasit topikal yang berbeda dengan isi yang sama secara mudah dengan mengetikkan di search engine medicastore. Sehingga anda dapat memilih dan beli obat kulit sesuai dengan kemampuan anda.
Pemateri : Tika Andriani (10862102)
MENSTRUASI
A. Pengertian
Menstruasi atau haid atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Periode ini penting dalam hal reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopause. Selain manusia, periode ini hanya terjadi pada primata-primata besar, sementara binatang-binatang menyusui lainnya mengalami siklus estrus.
Pada wanita siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari, walaupun hal ini berlaku umum, tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama, kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Biasanya, menstruasi rata-rata terjadi 5 hari, kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari. Umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL hingga 80mL per hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35mL per harinya.
Biasanya pada saat menstruasi wanita memakai pembalut untuk menampung darah yang keluar saat beraktivitas terutama saat tidur agar bokong dan celana tidak basah dan tetap nyaman. Pembalut harus diganti minimal dua kali sehari untuk mencegah agar tidak terjadi infeksi pada vagina atau gangguan-gangguan lainnya. Gunakanlah pembalut yang anti-bakteri dan mempunyai siklus udara yang lancar.
B. Siklus menstruasi
Siklus menstruasi dibagi atas empat fase.
1. Fase menstruasi
Yaitu, luruh dan dikeluarkannya dinding rahim dari tubuh. Hal ini disebabkan berkurangnya kadar hormon seks. Hali ini secara bertahap terjadi pada hari ke-1 sampai 7.
2. Fase praovulasi
Yaitu, masa pembentukan dan pematangan ovum dalam ovarium yang dipicu oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh. Hal ini terjadi secara bertahap pada hari ke-7 sampai 13.
3. Fase ovulasi
Yaitu, keluarnya ovum matang dari ovarium atau yang biasa disebut masa subur. Bila siklusnya tepat waktu, maka akan terjadi pada hari ke-14 dari peristiwa menstruasi tersebut.
4. Fase pascaovulasi
Yaitu, masa kemunduran ovum bila tidak terjadi fertilisasi. Pada tahap ini, terjadi kenaikan produksi progesteron sehingga endometrium menjadi lebih tebal dan siap menerima embrio untuk berkembang. Jika tidak terjadi fertilisasi, maka hormon seks dalam tubuh akan berulang dan terjadi fase menstruasi kembali.
C. Tanda dan gejala
Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala yang dapat terjadi pada saat masa menstruasi:
- Perut terasa mulas, mual dan panas.
- Terasa nyeri saat buang air kecil.
- Tubuh tidak fit.
- Demam.
- Sakit kepala dan pusing.
- Keputihan.
- Radang pada vagina.
- Gatal-gatal pada kulit.
- Emosi meningkat.
- Nyeri dan bengkak pada payudara.
- bau badan tak sedap.
D. Penanggulangan
Saat menstruasi, rasa nyeri akibat kram menstruasi seringkali datang. Bisa hanya samar-samar atau sangat nyeri. Kondisi ini memang sedikit menggangu saat menstruasi. Kondisi yang dalam istilah medisnya disebut dysmenorrhea ini biasanya terjadi di perut bagian bawah.Untuk mengurangi nyeri saat haid, ada beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu:
- Perbanyak asupan cairan untuk menghindari dehidrasi. Kekurangan cairan akan membuat nyerinya semakin terasa. Usahakan untuk minum air hangat untuk meningkatkan aliran darah ke daerah panggul.
- Membuat ramuan jahe. Caranya, rebus beberapa potong jahe yang telah dimemarkan dalam air lalu minumlah air jahe dalam keadaan hangat.
- Tempatkan handuk hangat di sekitar perut bagian bawah. Ini cara yang cukup mudah untuk menghilangkan nyeri sementara waktu.
- Hindari meminum minuman yang mengandung kafein karena bisa memicu iritasi pada usus halus.
- Meminum teh beraroma mint. Lebih baik jika diminum dalam keadaan hangat.
- Melakukan peregangan pada pagi hari dapat melancarkan pereedaran darah dan sekaligus mengurangi rasa nyeri.
- Minum obat pereda nyeri.mis:feminax
Pemateri: Trisna Dewi Nirmalasari (10862103)
Keputihan
A.Pengertian
KEPUTIHAN(Fluor albus) merupakan sekresi vaginal pada wanita. Namun belum tentu bersifat sebagai penyakit.
Jika cairan yang keluar putih jernih atau putih encer berarti bersifat normal. Biasanya terjadi 1 minggu setelah menstruasi. Namun jika cairan bewarna putih kental sampai berwarna kuning atau kehijauan, bebau dan gatal hal ini bisa menjadi tanda-tanda adanya infeksi pada vagina ataupun bagian lain seperti uterus, serviks ataupun tubafalopi.
B.Penyebab Keputihan dan Pengobatannya
- Keputihan karena bakteri : Kasus yang paling umum termasuk pada wanita yang belum pernah melakukan sex . Ciri-cirinya :
- Cairan yang keluar dari vagina lebih banyak dari biasanya, lebih encer dan berbau anyir seperti ikan.
- Tidak terasa sakit ketika buang air kencing maupun berhubungan sex
Pengobatan dengan minum antibiotic, lactacyd feminine hygienie (1 kali sehari sebagai pencuci vagina)
- Keputihan karena jamur : Dapat terjadi pada mereka yang belum pernah melakukan sex dan dapat ditularkan melalui sex. Ciri-cirinya :
- Muncul rasa gatal atau nyeri pada vagina atau vulva (alat kelamin bagian luar)
- Cairan vagina lebih kental dari biasanya, berwarna keruh seperti keju
- Sulit buang air kecil
- Ada pemerahan dan bengkak di alat kelamin bagian luar
Pengobatan : dengan obat jamur yang dimasukkan ke dalam vagina atau obat jamur yang diminum. Obat vagina aman bagi ibu hamil yang mengalami keputihan. Obat dengan dosis sekali minum kurang efektif untuk keputihan yang kambuh atau keputihan yang parah.
Contoh obat :
· Nystatin ( 1 hari 1 ovula selam 7-10 hari)
· Betadine (30-960 ml betadine dengan air hangat 1 kali sehari selama 6 hari
· Canesten SD/VT ( 1tablet pada malam hari selama 6 hari)
- Keputihan karena parasit : Hanya terjadi pada orang-orang yang pernah melakukan sex. Bisa juga disebut sebagai penyakit sex. Ciri-cirinya :
- Cairan vagina encer, berbusa dalam jumlah banyak, warna kuning kehijauan, dan berbau sekali
- Rasa sakit pada vagina
- Sakit ketika melakukan sex
Pengobatan tidak hanya dilakukan terhadap si wanita, tapi juga terhadap pasangannya. Contoh obat:
· Metronidazole ( 2 kali sehari setelah makan selama 7 hari)
· Amoxiclavà harus dengan resep dokter
· Nimorazole, Tinidazole
C.Hal yang menyebabkan keputihan
1. Memakai bahan dalam yang ketat dari bahan sintesis
2. Menggunakan tissue saat membersih bagian kewanitaan sehabis biar air kecil atau buang air besar
3. Sering menggunakan WC umum yang kotor
4. Sering bertukar celana/handuk dengan orang lain
5. Stress
6. Kelelahan
7. Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
D. Gejala keputihan
1. Dari saluran vagina akan keluar cairan putih kekuning-kuningan atau putih kelabu. Cairan bisa kental atau bisa juga encer. Biasanya gejala ini muncul ketika proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.
2. Wanita yang kelelahan karena daya tahan tubuhnya yang lemah dapat mengalami keputihan, Sebenarnya Keputihan yang normal tidak disertai rasa gatal tapi ada juga beberapa wanita tertentu, disertai rasa gatal. Yang sebagian besar cairan berasal dari leher rahim, walaupun dari alat kelamin luar atau dari vagina yang terinfeksi.
3. Keputihan juga terjadi pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam tempo satu hingga sepuluh hari karna pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri.
4. Gadis yang sedang dalam masa atau sebelum pubertas juga mengalami keputihan dan akan hilang dengan sendirinya.
E.Tips Mencegah Keputihan
1. Bersihkan organ intim dengan pembersih yang tidak menganggu kestabilan ph normal vagina yaitu asam (4-4,5)
2. Hindari penggunaan sabun pembersih kewanitaan secara berlebihan karena dapat mematikan flora normal pada vagina sehingga mempermudah masuknya bakteri pada vagina
3. Gunakan celana dalam yg bahannya menyerap keringat, contoh: katun
4. Hindari pengunaan celana jeans untuk memperlancar sirkulasi udara
5. Ketika haid, seringlah berganti pembalut
6. Jangan menggunakan panty liner terlalu lama karena panty liner terbuat dari kapas, yang mana kapas yang lembab merupakan tempat tumbuh yang baik untuk jamur dan bakteri
7. Selalu keringkan bagian vagina sebelum berpakaian
8. Hindari penggunaan bedak (terutama untuk bayi dan balita) pd organ kewanitaan, karena dapat menginfeksi organ kewanitaan
9. Gunakan celana dalam yang kering
F.Pengobatan tradisional
Untuk penggunaan luar
10-15 lembar daun sirih + 30 gram daun jambu biji, dicuci bersih lalu direbus dengan 2 liter air hingga tersisa 1 liter. Kemudian disaring, lalu hangat-hangat kuku digunakan untuk mencuci vagina
Bagian dalam : 20gr kunyit (dipotong-potong), 10gr sambiloto kering , 15gr kulit delima kering .Kemudian direbus dengan 800cc air hingga tersisa300cc, lalu disaring, airnya diminum 2x sehari (dapat ditambah gula aren/madu). Lakukan secara teratur
Pemateri: Trisna Dewi Nirmalasari (10862103)
Jerawat
A. Pengertian
Jerawat adalah kondisi kulit yang abnormal dikarenakan gangguan produksi dari kelenjar minyak yang berlebihan. Kelebihan produksi kelenjar minyak ini akan menyebabkan penyumbatan pada saluran folikel rambut dan pada pori-pori kulit. Seringkali ia akan menyebabkan peradangan pada kulit. Peradangan pada kulit ini disebabkan oleh berlebihnya produksi kelenjar minyak kulit atau sebum yang kemudian menyumbat saluran kelenjar dan membentuk komedo (whiteheads) dan seborhoea.
Kalau penyumbatan yang disebabkan oleh kelenjar minyak kulit ini semakin membesar maka komedo akan terbukan (blackheads) dan kemudian sering kali berinteraksi atau terkena bakteri penyebab jerawat.
B. Tips Mencegah Jerawat
1. Mencuci wajah 2 kali sehari
Mencuci wajah 2 kali sehari akan membantu menghilangkan minyak di permukaan kulit kita. Jika kita jarang membersihkannya, maka bakteri penyebab jerawat akan hidup subur di wajah kita. Namun ingat..jangan mencuci wajah apalagi menggosok wajah secara berlebihan karena malah akan meningkatkan produksi minyak sobaceous yang dapat menyebabkan masalah kulit pada wajah. Cucilah wajah 2 kali sehari dengan menggunakan sabun yang lembut.
2. Sesuaikan kosmetik dengan jenis kulit anda
Jika kulit anda berminyak maka gunakanlah kosmetik untuk kulit berminyak, jika kosmetik yang anda gunakan tidak sesuai dengan jenis kulit anda..jerawat akan segera mendatangi kulit wajah anda. Jadi berhati-hatilah dalam memilih kosmetik.
3. Keringkan wajah kita dengan handuk yang bersih setelah cuci muka atau mandi, karena bakteri juga menyukai tempat yang lembab dan hangat.
4. Minum air putih
Hampir 70% kulit kita terdiri dari air, dengan minum air minimal 2 liter sehari, maka kulit kita akan selalu fit dan sehat.
5. Selalu pastikan kulit anda bersih sebelum tidur.
6. Sering-seringlah makan sayur dan buah.
Sayur-sayuran mengandung banyak vitamin yang menyehatkan kulit kita. Perbanyaklah makan sayur atau buah, terutama yang mengandung vitamin E. Dengan kulit yang sehat, maka jerawat akan sukar untuk tumbuh dan berkembang.
7. Tidur yang cukup dan teratur.
Kulit juga sama seperti kita, butuh istirahat. Jadi biasakanlah untuk tidur yang cukup dan teratur. Karena saat kita tidur, kulit akan beregenerasi dan membuang racun-racun yang berbahaya sehingga saat kita bangun keesokan harinya kulit kita akan kebali segar.
8. Jangan memencet jerawat, apalagi jika tangan anda tidak bersih
Hal tersevut hanya akan semakin meperparah jerawat bahkan bisa menimbulkan luka lain ataupun infeksi.
C. Pengobatan jerawat
· Tradisional
1. Tomat mengandung antioksidan yang tinggi dan bisa membuat jerawat lebih cepat kempes. hancurkan tomat segar dengan blender. Tempelkan tomat yang sudah berbentuk seperti bubur pada wajah. Diamkan selama 30 menit kemudian bilas dengan air.
2. Cobalah menggunakan ramuan belimbing wuluh yang di tumbuk sampai halus seperti bubur lalu dicampur air garam secukupnya, Lulur ini juga berfungsi sebagai astringen yang akan membantu memperkecil pori-pori yang terbuka terlalu lebar.
· Medik
1. Clindamycin phosphate ( dioleskan pada jerawat 1-2 kali sehari)
2. Tretinon ( dioleskan pada jerawat 1 kali sehari sebelum tidur)
3. Retinoic acid ( dioleskan pada jerawat 1 kali sehari sebelum tidur)
4. Azelaic acid (dioleskan pada jerawat 2 kali sehari, maksimal 6 bulan)
Pemateri : Vista Retnaningtyas (10862104)
REPRODUKSI WANITA
Alat reproduksi sendiri adalah bagian-bagian tubuh kita yang berfungsi dalam melanjutkan keturunan. Alat reproduksi wanita berbeda dengan alat reproduksi pria, Adapun sistem reproduksi wanita dan bagian-bagiannya
Alat reproduksi wanita terdiri dari dua bagian, yaitu bagian dalam dan luar. Bagian dalam memiliki fungsi sebagai berikut:
- Bibir kemaluan (labia mayora), yaitu daerah yg berambut, berfungsi sebagai pelindung dan menjaga agar bagian dalam tetap lembab.
- Bibir dalam kemaluan (labia minora), yaitu daerah yang tidak berambut dan memiliki jaringan serat sensorik yang luas yang sangat peka karena mengandung ujung syaraf.
- Vagina, yaitu rongga penghubung antara alat reproduksi wanita bagian luar dan dalam.
Sementara itu alat reproduksi wanita bagian luar memiliki fungsi sebagai berikut:
- Vagina bagian luar, yang merupakan jalan keluar bagi darah haid dan jalan keluar ketika bayi lahir (sifatnya sangat lentur sehinggga bayi dapat keluar melalui vagina).
- Leher rahim (cervix), yang merupakan penghubung antara vagina dan rahim.
- Rahim (uterus), tempat dimana sel telur yang sudah dibuahi tumbuh dalam rahim selama kehamilan. Bila telur tidak dibuahi, maka sel telur menempel ke dinding rahim. Selanjutnya dinding rahim menebal lalu luruh dan mengalir keluar dalam bentuk darah. Inilah yang disebut haid (menstruasi).
- Saluran telur (tuba falopii), yaitu dua saluran yang terletak sebelah kanana dan kiri rahim yang berfungsi sebagai penghubung rongga rahim dan indung telur.
- Dua buah indung telur ( ovarium), berfungsi memproduksi sel telur dan hormon peremputan yaitu estrogen dan progesterone. Atas pengaruh hormon, sebanyak satu sampai dua sel telur masak setiap bulan , lalu dilepaskan ke dinding rahim. Dinding rahim ini akan menebal, yang sebetulnya berguna sebagai tempat sel telur bersarang setelah dibuahi.
Pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi wanita karena organ wanita paling rentan terkena bakteri atau virus hal ini dikarenakan sifat dari organ reproduksi yang selalu lembab dan basah..
Penyakit yang dapat ditimbulkan yaitu :
1. Keputihan
2. Infeksi saluran kemih
3. Gatal-gatal
Adapun cara mencegahnya yaitu :
1. Selalu menjaga kebersihan pakaian dalam yang digunakan seperti mengganti celana sehari 2 kali dan di cuci yang bersih
2. Apabila lagi berhalangan,pembalut harus diganti tiap saat bila telah penuh.
3. Apabila sesudah pipis,membersihkan organ wanita dengan arah dari depan ke belakang.
Pemateri : Wega Permatasari (10862105)
HERPES
DEFINISI
Herpes Simpleks pada bayi baru lahri merupakan suatu infeksi virus yang serius, yang menyerang organ utama (otak, hati, paru-paru) dan seringkali menyebabkan kerusakan yang permanen atau kematian.
Infeksi bisa terjadi sebelum atau setelah bayi lahir.
Ibu dari bayi biasanya tidak menyadari bahwa dia menderita herpes simpleks dan tidak menunjukkan gejala-gejalanya.
PENYEBAB
Penyebabnya adalah virus herpes simpleks.
GEJALA
Gejala biasanya mulai muncul pada minggu pertama sampai minggu kedua.
Ruam kulit terbentuk sebagai lepuhan kecil berisi cairan, tetapi 45% bayi yang menderita herpes tidak memiliki ruam ini.
Jika tidak segera diobati, akan timbul gejala yang lebih serius dalam waktu 7-10 hari:
- suhu tubuh yang turun-naik
- kejang akibat infeksi otak
- otot yang kendur
- gangguan pernafasan
- peradangan hati (hepatitis)
- pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah yang menyebar.
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan adanya lepuhan berisi cairan.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pembiakan terhadap contoh cairan dari lepuhan.
Virus juga dapat ditemukan dalam air kemih, lendir dari kelopak mata atau hidung, carah atau cairan serebrospinal.
PENGOBATAN
Obat anti-virus asiklovir(acyclovir) diberikan melalui infus.
Infeksi mata juga diobati dengan tetes mata atau salep trifluridin dan salep idoksuridin.
Herpes Simpleks pada bayi baru lahri merupakan suatu infeksi virus yang serius, yang menyerang organ utama (otak, hati, paru-paru) dan seringkali menyebabkan kerusakan yang permanen atau kematian.
Infeksi bisa terjadi sebelum atau setelah bayi lahir.
Ibu dari bayi biasanya tidak menyadari bahwa dia menderita herpes simpleks dan tidak menunjukkan gejala-gejalanya.
PENYEBAB
Penyebabnya adalah virus herpes simpleks.
GEJALA
Gejala biasanya mulai muncul pada minggu pertama sampai minggu kedua.
Ruam kulit terbentuk sebagai lepuhan kecil berisi cairan, tetapi 45% bayi yang menderita herpes tidak memiliki ruam ini.
Jika tidak segera diobati, akan timbul gejala yang lebih serius dalam waktu 7-10 hari:
- suhu tubuh yang turun-naik
- kejang akibat infeksi otak
- otot yang kendur
- gangguan pernafasan
- peradangan hati (hepatitis)
- pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah yang menyebar.
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan adanya lepuhan berisi cairan.
Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pembiakan terhadap contoh cairan dari lepuhan.
Virus juga dapat ditemukan dalam air kemih, lendir dari kelopak mata atau hidung, carah atau cairan serebrospinal.
PENGOBATAN
Obat anti-virus asiklovir(acyclovir) diberikan melalui infus.
Infeksi mata juga diobati dengan tetes mata atau salep trifluridin dan salep idoksuridin.
PANU
DeskripsiPanu (Pitriyasis Versikolor) ditunjukkan dengan berwarna pada kulit. Warnanya bervariasi dari putih hingga coklat kehitaman dengan batas yang sangat tegas dibandingkan warna kulit di sekitarnya. Bila kulit yang terkena panu tersebut dikerok maka akan keluar serpihan-serpihan keputihan. Panu seringkali muncul di punggung atau leher belakang.
Penyebab dari penyakit “memalukan” ini adalah keringat yang dibiarkan menempel pada kulit dalam waktu yang lama. Kotoran tersebut lama-kelamaan menjadi jamur yang menyebabkan panu muncul.
Gejala
Bercak berwarna pada kulit dengan batas sangat tegas dibanding warna kulit di sekitarnya.
Pengobatan
Panu umumnya diobati dengan antijamur topikal. Pengobatan ini membasmi panu secara temporer. Untuk itu perlu diulangi secara rutin dan teratur untuk mencegah panu kambuh lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar